Cegah Masalah Penglihatan Berikut dengan Rutin Periksa Mata ke Dokter

Cegah Masalah Penglihatan Berikut dengan Rutin Periksa Mata ke Dokter

Seperti pemeriksaan rutin ke dokter gigi, Anda juga perlu memperhatikan kesehatan mata dengan rutin memeriksakan ke dokter. Meski tidak ada keluhan atau gangguan terasa sepele, dokter mata tetap menganjurkan untuk memeriksakan penglihatan.

Seberapa rutin harus memeriksakan mata ke dokter? Buat yang berusia di bawah 40 tahun, periksa mata dianjurkan setiap dua tahun sekali. Sementara yang berusia 40 tahun ke atas sebaiknya memeriksakan mata sekali setiap satu atau dua tahun.

Dengan demikian, dokter bisa membantu mencari tahu penyebab masalah bila Anda merasakan gangguan seperti penglihatan yang memburam sebab gangguan seperti itu termasuk dalam gejala penyakit yang lebih serius, seperti degenerasi makula terkait usia atau Age-related Macular Degeneration (AMD), yang dapat berujung kepada kebutaan permanen.

“Ada gangguan refraksi dan organik. Pada gangguan refraksi, cahaya yang masuk ke mata tidak bisa difokuskan, penanganannya adalah dengan memperbaiki fokus lewat kacamata,” kata Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang DKI Jaya dr. Elvioza, SpM(K).

Gangguan lain adalah gangguan organik, di mana ada kerusakan pada sistem penglihatan. Pada kasus ini, penglihatan tak kunjung membaik meski sudah memakai kacamata. Elvioza mengatakan setiap ada gangguan penglihatan, segera cari tahu apakah itu termasuk gangguan refraksi atau organik.

“Kalau kesulitan membaca (karena buram), coba pakai kacamata dulu. Ada beberapa pemeriksaan untuk membedakan itu,” katanya.

DeviaBukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur, tetapi dengan bersyukurlah yang akan menjadikan hidup kita bahagia.

Posting Komentar untuk "Cegah Masalah Penglihatan Berikut dengan Rutin Periksa Mata ke Dokter"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *